Riwara.id – Belum lama ini bursa saham diwarnai beberapa hal yang mengejutkan, salah satunya adalah banyak investor asing yang memborong saham bank BRI dan melepas saham bank BCA.
Saham emiten perbankan tanah air memperoleh perlakukan yang kontras berbeda oleh investor Asing. Perdagangan Selasa, 20 Januari 2026, saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI) tercatat menjadi yang pali ramai diakumulasi oleh pemodal asing.
Baca juga: WOW! Kemenag Siapkan Anggaran Rp1,6 Triliun untuk KIP Kuliah Tahun 2026, Ini Dia Kampus Penerimanya
Dilansir Riwara.id dari laman Bursa Efek Indonesia, Rabu, 21 Januari 2026, investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) Rp 98,18 miliar di seluruh pasar, yang terdiri dari pembelian bersih (net buy) Rp 6,5 miliar di pasar reguler dan net sell Rp 104,68 miliar di pasar negosiasi dan tunai.
Adapun salah satu saham yang paling ramai dilepas asing adalah saham Bank Central Asia (BBCA), tepat di bawah Bumi Resources (BUMI) yang menjadi saham paling ramai dilepas asing kemarin.
Secara spesifik, saham BBRI diburu oleh investor asing dengan nilai net buy mencapai Rp 224,57 miliar. Saham BBRI sendiri pada perdagangan kemarin menguat tipis 0,26% ke Rp 3.850 per saham, namun sejak awal tahun telah mengalami apresiasi hingga 5,19%.
Sementara itu, kon disi yang k ontras berbeda dialami oleh BBCA yang pada perdagangan kemarin membukukan net sell asing senilai Rp 269,21 miliar. Saham BBCA kemarin ditutup melemah 1,54% ke Rp 8.000 per saham.
Kedua bank raksasa RI ini diharapkan akan segera melaporkan kinerja keuangan setahun penuh dalam satu hingga dua pekan ini, kecuali perusahaan memilih untuk melakukan penelaahan terbatas atau audit penuh atas laporan keuangan perusahaan.
Pada perdagangan kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup stagnan ke posisi 9.134,70. Nilai transaksi mencapai Rp29,78 triliun, melibatkan72,41 miliar saham dalam3,94 juta kali transaksi. Sebanyak336 saham naik,323 turun, dan143 tidak bergerak.***
Belum lama ini bursa saham diwarnai beberapa hal yang mengejutkan, salah satunya adalah banyak investor asing yang memborong saham bank BRI dan melepas saham bank BCA.