BERSIAP! Sidang Isbat Penentuan Awal Ramadan 1447 H/2026 M akan Digelar Kemenag di Tanggal Ini

  • Ayu Abriyani
  • Kamis, 29 Januari 2026 | 18:51 WIB
  • Default Publisher Publish by: Ayu Abriyani
Ilustrasi - Ramadan 1447 H atau 2026 M
Ilustrasi - Ramadan 1447 H atau 2026 M (Foto: Pixabay.com)

 

RIWARA.id - Datangnya bulan puasa atau Ramadan 1447 H/2026 M tinggal menghitung hari. Umat Islam kini tengah bersiap menyambut bulan yang penuh berkah ini.

Terkait penentuan awal Ramadan 1447 H, Kementerian Agama (Kemenag) berencana menggelar Sidang Isbat pada 17 Februari 2026.

Sidang Isbat ini untuk menentukan awal pelaksanaan umat Islam dalam menjalankan ibadah puasa.

Sidang Isbat akan diadakan di Auditorium H.M. Rasjidi, dan dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Baca juga: Jemaah Haji Khusus Wajib Simak! Berikut Ini Daftar Lengkap Jemaah yang Berhak Berangkat di Tahun 2026, Tahap Dua

"Sidang Isbat akan dihadiri oleh berbagai pihak terkait seperti perwakilan ormas Islam, perwakilan kedubes negara-negara Islam, MUI, BMKG, ahli falak, DPR, serta perwakilan Mahkamah Agung," kata Direktur Jenderal Bimas Islam Abu Rokhmad yang dikutip Riwara.id dari laman kemenag.go.id, Kamis 29 Januari 2026.

Menurut Abu Rokhmad ada tiga rangkaian pelaksanaan sidang Isbat. Pertama adalah pemaparan dari data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi.

Kedua, verifikasi hasil rukyatul hilal dari 37 titik lokasi pemantauan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. 

Ketiga, musyawarah dan pengambilan keputusan oleh Menteri Agama yang kemudian diumu mkan kepada masyarakat.

Baca juga: Wanita Merapat, Simak 8 Makanan Kaya Kolagen yang Penting untuk Kesehatan Kulit, Dijamin Auto Glowing dan Segar

Abu Rokhmad mengajak masyarakat untuk sabar menunggu hasil sidang isbat dan pengumuman pemerintah terkait penentuan awal Ramadan 1447 H.

Menurutnya, hal ini sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penetapan Awal Bulan Ramadan, Syawal, dan Zulhijjah.

Ia juga menambahkan dalam penentuan awal Ramadan, Idul Fitri 1 Syawal dan Idul Adha, Kemenag mengintegrasikan metode Hisab dan Rukyah.

Sementara itu, Direktur Urusan Agama Islam Arsad Hidayat mengatakan Kemenag akan mengirimkan sejumlah ahli ke lokasi atau titik rukyah yang potensial untuk melihat hilal. Salah satunya tempat observasi bulan.

Baca juga: Beberapa Wilayah di Indonesia Masih Dilanda Hujan Lebat, Kapan Mulai Masuk Musim Kemarau? Simak Penjelasan Lengkap BMKG

"Jika memungkinkan, tahun ini kami akan menjadikan masjid IKN yang telah diresmikan beberapa waktu lalu sebagai salah satu tempat untuk pelaksanaan rukyatul hilal," ungkapnya. 

Selain itu, tahun ini, Kemenag akan menerbitkan Peraturan Menteri Agama (PMA) sebagai dasar hukum pelaksanaan sidang Isbat.

"PMA ini akan menjadi pijakan dan menjawab pertanyaan masyarakat terkait dasar pelaksanaan Sidang Isbat," jelas Arsyad.

Kemenag berencana menggelar Sidang Isbat untuk penentuan awal Ramadan 1447 H/2026 M pada 17 Februari 2026.

Foto Default
Author : Ayu Abriyani

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Excepturi doloribus unde molestias laborum delectus adipisci, eos repellat in debitis cum impedit numquam, architecto, facilis.

Topic News